|
Tujuan penggunaan dana
Kreteria kredit penggunaan dana dapat dibagi menjadi :
1. Kredit modal kerja ( working capital loan):
Kredit modal kerja ( working capital loan) kredit yang diberikan untuk membiayai kegiatan usahanya atau perputaran modal misalnnya pemberian barang dagangan dan lainnya. Sifat penggunaan dana dapat revolving dan non revolving.jenis kreditnya pinjaman aksiet (dl) ,PRK ( OD) bisa juga term loan ( TL ) . Umumnya jangka waktu kredit kurang atau sama dengan satu tahun.
2. Kredit investasi( investment Loan)
Kredit yang diberikan utnuk pembiayai pembelian aktiva tetap ( misalnya tanah,banguan, mesin,.kendaraan) untuk pemproduksi barang dan jasa utama yang diperlukan guna relokasi, ekspansi,modernisasi,usaha ataun pendirtian usaha baru. Sifat penggunaan dana non revolving, jenis kredit TL. TL dengan grace periode atau kentraction loan dan umunya jangka waktu kredit lkebih dari saru tahun.
3. Kredit konsumsi ( consumer loan )
Kredit yang diberkan bank untuk membiaya pembeluan barang, yang tujuannya tidak untuk usaha tetapi untuk penmakain pribadi, sifat menggunaan dananya non revolving dan jenis kredit pada umumnya term loan, KPR, car loan,
Cara penarikan / pembayaran kembali kredit
Ada dua sistem penarikan dan pengembalian kredit yaitu
- Tidak ter-schedule artinya penarikan dan kredit dapat dilakukan setiap saat selama periode kredit masih berlaku dengan pembeitahuan kepada pihak bank sedangkan untuk pembayaran/pelunasan pinjaman dapat dilakukan setiuap saat tanpa jadwal tertentu.
- Terschedule, Penarikan dana kredit yang telah ditentukan. Pembayaran/pelunasan jadwal tertentu:
Pembayaran dengan sistem angsuran bulanan
- Sistem angsuran tetap bulanan;
Angsuran yang jumlahnya tetap tiap bulan terdiri dari angsuran pokok dan bunga (anuated)
- Sistem angsuran pokok tetap bulanan:
Angsuran bulanan yang tertdiri dari angsuran pokok yang besarnya tetap selama jangka waktu kredit dan bunga yang besarnya dihitung dari pokok yang belum lunas.
- Pembayaran dengan sistim bertahap:
Sistem pembayaran yang jangka waktu pembayaran pokok dan bunganya diatur secara khusus.
1.5. Sifat Suku Bunga
1.5.1. Variabel rate
Tingkat suku bunga yang dapat berubah-ubah dan tergantung dari kondisi pasar (base rate)
1.5.2. Fixed rate
Tingkat suku bunga yang tidak akan berubah, sejak negosiasi pertama kali sampai jatuh waktu kredit yang telah ditentukan.
1.6. Jenis-jenis kredit
Jenis-jenis kredit yang secara umum dapatdiberikan oleh bank antara lain ;
1.6.1. Pinjaman Rekening koran (PRK)
Adalah pinjaman revolving jangka waktu (satu tahun) yang penarikannya dapat dilakukan setiap saat tanpa pemberitahuan terlebih dahulu kepada pihak bank dengan mempergunakan cek, bilyet giro atau alat perintah pembayaran lainnya. Tujuan PRK adalah untuk membiayai modal kerja.
Perhitungan bunga dilakukan secaha harian berdasarkan saldo akhir bulan, total bunga selama satu bulan akan dibayar pada akhir bulan.
Rumus Bunga = saldo x rate
360
keterangan :
bunga : bunga pinjaman yang dibayar pada tanggal tertentu
saldo : saldo debet (o/s) tanggal yang bersangkutan
rate : suku bunga per tahun
1.6.2. Pinjaman Aksep
Pinjaman Aksep (DL) adalah pinjaman revolving jangka pendek (satu tahun) yang penarikannya dapat dilakukan dengan pemberitahuan terlebih dahulu kepada pihak bank. Tujuan pinjaman ini adalah untuk membiayai modal kerja.
Setiap akan mendropping dana, debitur harus menandatangani surat aksep (surat pengakuan hutang), jumlah maksimum penarikan ditentukan oleh plafond limit yang diberkan.
Perhitungan bunga dilakukan sesuai dengan lamanya pemakaian dana oleh debitur.
Rumus :
Bunga = saldo x rate x hari
360
keterangan :
Bunga : bunga pinjaman yang dibayar pada tanggal tertentu
Saldo : saldo debet (o/s) tanggal yang bersangkuta
Rate ; suku bunga per tahun
Hari : jumlah hari pemakaian dana
1.6.3. Anjak Piutang
Ada fasilitas anjak piutang ini adalah piutang debitur (yang belum jatuh tempo) dijual kepada bank dan bank akan memberi dana sampai sekian persen.
Difasilitas anjak piutang ini terdapat tiga pihak yang terlibat :
Factor : yaitu pihak yang mengambil alih piutang atau pembeli piutang.
Client : yaitu pihak yang menjual piutang
Debtor ; ini merupakan pihak yang memiliki hutang kepada client dan merupakan objek transaksi anjak piutang.
1.6.4. Pinjaman sindikasi
Adalah pinjaman komersial/modal kerja dimana dananya berasal dari beberapa bank atau pembiayaan secara bersama oleh beberapa bank. Pinjaman ini dapat merupakan pinjaman investasi untuk membiayai suatu proyek (misalnya pembangunan hotel, pusat pertokoan dan lain-lain) atau untuk membiayai kebutuhan modal kerja.
Bank yang tergabung dalam pinjaman sindikasi ini ada yang bertugas sebagai :
Lead bank yaitu pihak yang menyediakan dana dalam porsi besar dalam sindikasi tersebut dibandingkan dengan lainnya juga segabai pengelola kegiatan sindikasi tersebut baik dalam hubungan dengan debitur maupun terhadap peserta sindikasi lainnya.
Participant bank yaitu bank yang menjadi anggota sindikasi dan bertugas hanya menyediakan dana saja.,
1.6.5. Term Loan
Adalah pinjaman non revolving yang dipergunakn untuk membiayai investasi aktiva tetap (alat yang tidak habis dipergunakan untuk satu siklus usaha). Pencairan dananya dapat dilakukan secara sekaligus atau bertahap sesuai dengan jadwal yang ditetapkan sejak dari awal dengan menyerahkan surat aksep senilai dana yang ditarik. Pembayaran kembali dilakukan dengan angsuran, baik dengan grace perio, pembayaran hanya mencakup bunga saja, sedangkan angsuran pokok dan bunga dimulai setelah grace period berakhir.
Perhitungan Cicilan dan /Bunga Kredit
1.7. Perhitungan Bunga Kredit
Dalam melakukan perhitungan bunga kredit, dapat dilakukan dalam 2 bentuk :
1.7.1. Perhitungan bunga flat
Pengertian flat adalah bahwa bunga pinjaman selalu dihitung dari pokokawal pinjaman. Dengan demikian jumlah bunga yang dibayar setiap bulan adalah sama.
Rumus perhitungan :
Angsuran : Pokok + ( Pokok x Bunga x tahun)
Bulan
Keterangan :
Angsuran : jumlah angsuran per bulan
Pokok : pokok awal pinjaman
Bunga : suku bunga pinjaman flat per tahun
Tahun : jangka waktu pinjaman dalam tahun
Bulan : jangka waktu pinjaman dalam bulan
1.7.2. Perhitungan bunga efektif (anuitas) :
Pengertian efektif/anuitas ini adalah bahwa bunga pinjaman selalu dihitung dari sisa pokok pinjaman dengan demikian jumlah bunga yang dibayar dari bulan ke bulan adalah berbeda (semakin kecil) karena seiring dengan cicilan yang dilakukan sisa pokok pinjaman akan berkurang.
Rumus perhitungan :
Bunga angsuran : Sisa Pokok x bunga x 1
12
Keterangan :
Bunga angsuran ; bunga bulan yang bersangkutan
Sisa pokok : sisa pokok pinjaman
Bunga : suku bunga pinjaman efektif per tahun
Sebenarnya suku bunga flat merupakan hasil konversi dari suku bunga effektif, suku bunga pinjaman yang sebenarnya adalah effektif/anuitas. Dalam prakteknya suku bunga yang diberikan kepada debitur umumnya adalah suku bunga flat karena ;
Selalu terlihat lebih kecil dari pada suku bunga effektif/anuitas.
Perhitungan cicilan per bulan akan jauh lebih mudah dengan menggunakan suku bunga flat dibandingkan dengn suku bunga effektif.
Lebih muda menerangkan perhitungan dengan system flat dibandingkan system efektif. Komunikasi antara bank dengan calon debitur dapat diperlancar.
Rumus perhitungan cicilan kredit :
Siste cicilan dapat dibagi menjadi dua tahap :
Sistem in arrear yaitu pada sistem ini cicilan pertama baru dilakukan satu bulan setelah pengikatan kredit.
Menghitung cicilan in arrrear :
Angsuran : Pokok x Rate
1-1/(1+Rate)n
Keterangan :
Angsuran : angsuran per bulan
Pokok : pokok awal pinjaman
Rate : suku bunga effektif per bulan (dlm persen)
N : jumlah bulan cicilan
Menghitung cicilan in advance adalah :
Angsuran : (Pokok – angsuran) x rate
1-1/(1+rate) (n-1)
keterangan :
angsuran : angsuran per bulan
pokok : pokok awal pinjaman
rate ; suku bunga efektif per bulan (%)
n : jumlah bulan cicilan
Rumus untuk menghitung konversi bunga effektif ke bunga flat adalah :
Flat : (angsuran x N) – Pokok x 100 %
Pokok x tahun
Keterangan :
Flat : suku bunga pinjaman flat dalam persen/tahun
Angsuran : jumlah cicilan per bulan
Pokok : pokok awal pinjaman
N : jumlah bulan pinjaman
Tahun : jumlah tahun pinjaman
Contoh :
Plafond = 10 jt
Jangka waktu = 24 bln ( 2 X 12 )
Rate = 33 % / pa. efektif
In Arrear
10.000.000 X 2.75 %
Angsuran = 1 – 1/ ( 1+ 2.75 % ) 24
Angsuran = Rp 754.712,64 > Perbulan
Bunga flat untuk anghsuran tersebut adalah :
Flat = ( 574.712.64 X 24 ) – 10.000.000
10.000.000 X 2 X 100 %
= 18.98 %.pa
In advance
Angsuran = ( 10.000.000 – Angsuran ) X 2.75 %
1 – 1/ ( 1 + 2.75 % ) ( 24-1 )
Angsuran = Rp 559.284.12 > per bulan
Bunga flat untuk angsuran tersebut adalah :
Flat = (574,712,61 x 24) – 10.000.000 x 100%
10.000.000 x 2
= 18.98 % .pa
In advance
Angsuran = ( 10.000.000 – Angsuran ) x 2.75 %
1 – 1 /(1 + 2,75 %) (24 – 1)
Angsuran = Rp. 559.228,12 à per bulan
Bunga Flat untuk angsuran tersebut adalah :
Flat = (559,284.12 x 24) – 10.000.000 x 100%
10.000.000 x 2
= 17.11 % .pa
Dapat disimpulkan bahwa :
Untuk pinjaman 2 tahun dan bunga effektif 33%pa, suku bunga in arrear adalah 18,96 %.pa lebih besar dari suku bunga in advance yaitu 17.11 %
Dapat dilihat juga bahwa bunga flat ( in arrear maupun in advance) jauh leboh kecil dibandingkan suku bunga effektif yang sebenarnya.
Suku bunga flat hanya dipengaruhi oleh suku bunga dan jangka waktupinjaman tidak dipengaruhi oleh besarnya pinjaman, dengan demikian pinjaman sebesar Rp. 10 juta dengan Rp. 100 juta jika kondisi suku bunga effektif dan jangka waktu pinjaman yang sama akan memberi hasil bunga flat yang sama.
|